Detail Buku
Togamas Ecommerce Anggukan Ritmis Kaki Pak Kiai

Di sebuah pesantren, ada dua orang kiai yang berdebat tentang hukum kesenian. Salah seorang dari mereka bersikeras bahwa kesenian itu syirik, bahkan haram. Para santri menyaksikan perdebatan itu dengan hati berdebar. Dari kejauhan, terdengar suara musik dari loudspeaker. Kiai yang saya kisahkan itu mulai meledak-ledak dan menyebut seni itu haram, tetapi kedua kakinya bergerak-gerak mengikuti irama musik dari kejauhan.

Para santri melihat bahwa kaki beliau itu bukan bergerak menggeleng-geleng, melainkan mengangguk-angguk. Maka, kami tiru anggukan ritmis kaki Pak Kiai itu sebab gerak kaki beliau lebih merupakan ungkapan batinnya dibanding lisannya.

Melalui buku ini, Emha Ainun Nadjib, menguliti dalam-dalam perkara kemusliman "birokrasi". Ketaatan yang penuh rasa "takut pada atasan", bukan kecintaan dan pengabdian pada Tuhan. Semua kemudian berputar pada surga dan neraka, halal dan haram, pahala dan dosa. Detail-detail ritual yang malah memicu perbedaan pendapat antar-umat, serta dengan gampang mengkafirkan orang lain. Dalam kegelisahannya, Emha seolah berbicara pada naluri kita dan berkata, "Apa tidak malu kita kepada-Nya, pada akal dan perasaan kita sendiri?"

9786022914570 71100
Anggukan Ritmis Kaki Pak Kiai
71100

Di sebuah pesantren, ada dua orang kiai yang berdebat tentang hukum kesenian. Salah seorang dari mereka bersikeras bahwa kesenian itu syirik, bahkan haram. Para santri menyaksikan perdebatan itu dengan hati berdebar. Dari kejauhan, terdengar suara musik dari loudspeaker. Kiai yang saya kisahkan itu mulai meledak-ledak dan menyebut seni itu haram, tetapi kedua kakinya bergerak-gerak mengikuti irama musik dari kejauhan.

Para santri melihat bahwa kaki beliau itu bukan bergerak menggeleng-geleng, melainkan mengangguk-angguk. Maka, kami tiru anggukan ritmis kaki Pak Kiai itu sebab gerak kaki beliau lebih merupakan ungkapan batinnya dibanding lisannya.

Melalui buku ini, Emha Ainun Nadjib, menguliti dalam-dalam perkara kemusliman "birokrasi". Ketaatan yang penuh rasa "takut pada atasan", bukan kecintaan dan pengabdian pada Tuhan. Semua kemudian berputar pada surga dan neraka, halal dan haram, pahala dan dosa. Detail-detail ritual yang malah memicu perbedaan pendapat antar-umat, serta dengan gampang mengkafirkan orang lain. Dalam kegelisahannya, Emha seolah berbicara pada naluri kita dan berkata, "Apa tidak malu kita kepada-Nya, pada akal dan perasaan kita sendiri?"

428 Bentang Indonesia< 9786022914570

Anggukan Ritmis Kaki Pak Kiai

Emha Ainun Nadjib
Rp. 79.000
Rp. 71.100

DESKRIPSI

Di sebuah pesantren, ada dua orang kiai yang berdebat tentang hukum kesenian. Salah seorang dari mereka bersikeras bahwa kesenian itu syirik, bahkan haram. Para santri menyaksikan perdebatan itu dengan hati berdebar. Dari kejauhan, terdengar suara musik dari loudspeaker. Kiai yang saya kisahkan itu mulai meledak-ledak dan menyebut seni itu haram, tetapi kedua kakinya bergerak-gerak mengikuti irama musik dari kejauhan.

Para santri melihat bahwa kaki beliau itu bukan bergerak menggeleng-geleng, melainkan mengangguk-angguk. Maka, kami tiru anggukan ritmis kaki Pak Kiai itu sebab gerak kaki beliau lebih merupakan ungkapan batinnya dibanding lisannya.

Melalui buku ini, Emha Ainun Nadjib, menguliti dalam-dalam perkara kemusliman "birokrasi". Ketaatan yang penuh rasa "takut pada atasan", bukan kecintaan dan pengabdian pada Tuhan. Semua kemudian berputar pada surga dan neraka, halal dan haram, pahala dan dosa. Detail-detail ritual yang malah memicu perbedaan pendapat antar-umat, serta dengan gampang mengkafirkan orang lain. Dalam kegelisahannya, Emha seolah berbicara pada naluri kita dan berkata, "Apa tidak malu kita kepada-Nya, pada akal dan perasaan kita sendiri?"

DETAIL BUKU

Penerbit : Bentang
Tahun : 2018
Halaman : 428
Berat : 300 Gram
Dimensi : 14 x 21 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786022914570
  • M Frustasi Dan Sajak Jatuh Cinta
    Emha Ainun Nadjib
    Rp. 99.000
    Rp. 89.100
  • Kalau Kamu Ikan Jangan Ikut Lomba Terbang (Kita Dicipta Berbeda)
    Emha Ainun Nadjib
    Rp. 74.000
    Rp. 66.600
  • Rahman Rahim Cinta
    Emha Ainun Nadjib
    Rp. 79.000
    Rp. 71.100
  • Apa Yang Benar, Bukan Siapa Yang Benar
    Emha Ainun Nadjib
    Rp. 79.000
    Rp. 71.100
  • Lockdown 309 Tahun
    Emha Ainun Nadjib
    Rp. 79.000
    Rp. 71.100
  • Islam Itu Rahmatan Lil Alamin Bukan Untuk Kamu Sendiri
    Emha Ainun Nadjib
    Rp. 69.000
    Rp. 62.100
  • Dari Pojok Sejarah
    Emha Ainun Nadjib
    Rp. 125.000
    Rp. 112.500
  • Sinau Bareng Markesot (Daur VII)
    Emha Ainun Nadjib
    Rp. 99.000
    Rp. 89.100

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0