Detail Buku
Togamas Ecommerce Dreams And The Stages Of Life

Jung dikenal sebagai sosok penuh paradoks. Di satu sisi, dia adalah seorang pribadi dan psikiater yang sangat unik, dan bahkan eksentrik dalam menelaah kejiwaan manusia. Unik karena berbeda dari sahabat dan (mantan) gurunya, Sigmund Freud, yang menganggap pembentukan kepribadian dan perkembangan kejiwaan manusia sudah purna pada masa kanak-kanak—apa yang dialami pada masa dewasa hanyalah replikasi atau bahkan residu dari pola yang sudah tergaris pada masa kecil. Sebaliknya, bagi psikologi Jungian, kepribadian manusia berkembang sepanjang hayat dan manusia dapat mengubah arahnya dan membentuk suatu pola baru.

Faktor lebih penting bagi pengembangan kepribadian, menurut pengalaman dan pengamatan Jung, adalah arketipe: gambaran kultural yang historis dan terwariskan turun-menurun secara tidak sadar yang perlu diangkat ke alam kesadaran. Arketipe inilah yang perlu diinterpretasi dari mimpi dan keadaan trans, tidak melalui asosiasi bebas, tapi melalui pembacaan historis. Di sinilah Jung sering sekali disalahpahami sebagai psikiater yang percaya takhayul. Sama sekali bukan!

Di sisi lain, Jung tidak terlalu memedulikan apa yang orang lain lihat dan katakan tentangnya. Dia tidak risau dipandang anti-ilmiah, sebab dia memang tidak rigid dalam memperbedakan ilmu pengetahuan dan mitos. Justru dia melihat bahwa manusia modern menjadi neurosis karena terpisah dari mitosnya. Kembali terhubung dengan mitos, dengan arketipe-arketipe menyejarah, adalah satu-satunya cara yang menurut Jung dapat membebaskan manusia dari penyakit-penyakit kejiwaan modern.

Buku ini berhasil mengantar pembaca ke psikologi Jungian, mengupas segala hal mulai dari ketidaksadaran kolektif dan arketipe sampai teori sinkronitas dan individuasi. Ringkas, tangkas, dan bernas.

Keunggulan:
1. Ditulis oleh Anthony Stevens, seorang Jungian analyst terkemuka yang telah menulis banyak buku mengenai Jung.
2. Ringkas tetapi lengkap. Buku ini mengupas teori-teori penting Jung, dari ketidaksadaran kolektif dan arketipe sampai teori sinkronitas dan individuasi.
3. Jauh dari kesan rumit, enak dibaca dan mudah dipahami, sehingga cocok dibaca oleh pembaca pemula sekalipun.

9786026486394 71100
Dreams And The Stages Of Life
71100

Jung dikenal sebagai sosok penuh paradoks. Di satu sisi, dia adalah seorang pribadi dan psikiater yang sangat unik, dan bahkan eksentrik dalam menelaah kejiwaan manusia. Unik karena berbeda dari sahabat dan (mantan) gurunya, Sigmund Freud, yang menganggap pembentukan kepribadian dan perkembangan kejiwaan manusia sudah purna pada masa kanak-kanak—apa yang dialami pada masa dewasa hanyalah replikasi atau bahkan residu dari pola yang sudah tergaris pada masa kecil. Sebaliknya, bagi psikologi Jungian, kepribadian manusia berkembang sepanjang hayat dan manusia dapat mengubah arahnya dan membentuk suatu pola baru.

Faktor lebih penting bagi pengembangan kepribadian, menurut pengalaman dan pengamatan Jung, adalah arketipe: gambaran kultural yang historis dan terwariskan turun-menurun secara tidak sadar yang perlu diangkat ke alam kesadaran. Arketipe inilah yang perlu diinterpretasi dari mimpi dan keadaan trans, tidak melalui asosiasi bebas, tapi melalui pembacaan historis. Di sinilah Jung sering sekali disalahpahami sebagai psikiater yang percaya takhayul. Sama sekali bukan!

Di sisi lain, Jung tidak terlalu memedulikan apa yang orang lain lihat dan katakan tentangnya. Dia tidak risau dipandang anti-ilmiah, sebab dia memang tidak rigid dalam memperbedakan ilmu pengetahuan dan mitos. Justru dia melihat bahwa manusia modern menjadi neurosis karena terpisah dari mitosnya. Kembali terhubung dengan mitos, dengan arketipe-arketipe menyejarah, adalah satu-satunya cara yang menurut Jung dapat membebaskan manusia dari penyakit-penyakit kejiwaan modern.

Buku ini berhasil mengantar pembaca ke psikologi Jungian, mengupas segala hal mulai dari ketidaksadaran kolektif dan arketipe sampai teori sinkronitas dan individuasi. Ringkas, tangkas, dan bernas.

Keunggulan:
1. Ditulis oleh Anthony Stevens, seorang Jungian analyst terkemuka yang telah menulis banyak buku mengenai Jung.
2. Ringkas tetapi lengkap. Buku ini mengupas teori-teori penting Jung, dari ketidaksadaran kolektif dan arketipe sampai teori sinkronitas dan individuasi.
3. Jauh dari kesan rumit, enak dibaca dan mudah dipahami, sehingga cocok dibaca oleh pembaca pemula sekalipun.

301 Baca Indonesia< 9786026486394

Dreams and The Stages of Life

Anthony Stevens
Rp. 79.000
Rp. 71.100

DESKRIPSI

Jung dikenal sebagai sosok penuh paradoks. Di satu sisi, dia adalah seorang pribadi dan psikiater yang sangat unik, dan bahkan eksentrik dalam menelaah kejiwaan manusia. Unik karena berbeda dari sahabat dan (mantan) gurunya, Sigmund Freud, yang menganggap pembentukan kepribadian dan perkembangan kejiwaan manusia sudah purna pada masa kanak-kanak—apa yang dialami pada masa dewasa hanyalah replikasi atau bahkan residu dari pola yang sudah tergaris pada masa kecil. Sebaliknya, bagi psikologi Jungian, kepribadian manusia berkembang sepanjang hayat dan manusia dapat mengubah arahnya dan membentuk suatu pola baru.

Faktor lebih penting bagi pengembangan kepribadian, menurut pengalaman dan pengamatan Jung, adalah arketipe: gambaran kultural yang historis dan terwariskan turun-menurun secara tidak sadar yang perlu diangkat ke alam kesadaran. Arketipe inilah yang perlu diinterpretasi dari mimpi dan keadaan trans, tidak melalui asosiasi bebas, tapi melalui pembacaan historis. Di sinilah Jung sering sekali disalahpahami sebagai psikiater yang percaya takhayul. Sama sekali bukan!

Di sisi lain, Jung tidak terlalu memedulikan apa yang orang lain lihat dan katakan tentangnya. Dia tidak risau dipandang anti-ilmiah, sebab dia memang tidak rigid dalam memperbedakan ilmu pengetahuan dan mitos. Justru dia melihat bahwa manusia modern menjadi neurosis karena terpisah dari mitosnya. Kembali terhubung dengan mitos, dengan arketipe-arketipe menyejarah, adalah satu-satunya cara yang menurut Jung dapat membebaskan manusia dari penyakit-penyakit kejiwaan modern.

Buku ini berhasil mengantar pembaca ke psikologi Jungian, mengupas segala hal mulai dari ketidaksadaran kolektif dan arketipe sampai teori sinkronitas dan individuasi. Ringkas, tangkas, dan bernas.

Keunggulan:
1. Ditulis oleh Anthony Stevens, seorang Jungian analyst terkemuka yang telah menulis banyak buku mengenai Jung.
2. Ringkas tetapi lengkap. Buku ini mengupas teori-teori penting Jung, dari ketidaksadaran kolektif dan arketipe sampai teori sinkronitas dan individuasi.
3. Jauh dari kesan rumit, enak dibaca dan mudah dipahami, sehingga cocok dibaca oleh pembaca pemula sekalipun.

DETAIL BUKU

Penerbit : Baca
Tahun : 2020
Halaman : 301
Berat : 300 Gram
Dimensi : 15 x 23 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786026486394
  • Akuntansi Perbankan Islam: Teori Dan Praktik
    Sugeng Widodo
    Rp. 141.000
    Rp. 126.900
  • Embriologi Hewan
    Herlina Pratiwi, Aulia Firmawati, Herawati
    Rp. 105.000
    Rp. 94.500
  • Manajemen Strategis Organisasi Pelayanan Kesehatan: Konsep Dan Langkah Praktis
    Dumilah Ayuningtyas
    Rp. 85.000
    Rp. 76.500
  • Gizi, Prakonsepsi, Kehamilan, Dan Menyusui
    Olivia Anggraeny, dkk.
    Rp. 90.000
    Rp. 81.000
  • Intisari Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin
    Sinta Murlistyarini, dkk.
    Rp. 172.000
    Rp. 154.800
  • Keracunan Makanan: Cegah, Kenali, Atasi
    Syifa Mustika
    Rp. 105.000
    Rp. 94.500
  • Kupas Bahas Ringkas Tentang Malaria
    Teguh Wahju Sardjono, dkk.
    Rp. 105.000
    Rp. 94.500
  • Buku Ajar Manajemen Keselamatan Pasien
    Viera Wardhani
    Rp. 90.000
    Rp. 81.000

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0