Detail Buku
Togamas Ecommerce Patogenesis Penyakit Ginjal Diabetik

Penyakit ginjal diabetik (PGD) merupakan penyebab terbanyak pasien yang menjalani terapi pengganti ginjal, baik hemodialisis, dialisis peritoneal maupun transplantasi ginjal. Dari tahun ketahun prevalensi PGD selalu meningkat meskipun tatalaksana penyakit ini sudah semakin baik. Peningkatan ini berdampak signifikan terhadap anggaran yang harus ditanggung pemerintah melalui JKN, disamping juga memberi beban ekonomi dan sosial pada masyarakat dan keluarga. Peningkatan prevalensiPGD ini banyak disumbang oleh masih kurangnya pemahaman para klinisi tentang patogenesis PGD secara komprehensif, sehingga tindakan skrining, diagnosis dan tatalaksananya masih standar. Standar tatalaksana PGD masih berfokus pada deteksi mikroalbuminuria pada setiap pasien diabetes dan dilanjutkan terapi, belum pada tindakan prediksi dan prevensi terjadinya PGD yang bersifat individual atau spesifik untuk setiap pasien (preventive approach dan personalized medicine). Penyakit ginjal dengan dasar kelainan glomerulus termasuk PGD merupakan penyumbang terbesar yaitu sekitar 90% dari semua pasien penyakit ginjal kronik. Komponen glomerulus yang berperan paling penting adalah sel podosit. Podosit merupakan sel yang mengalami diferensiasi terminal, sehingga bila terjadi kerusakan maka tidak dapat melakukan regenerasi. Disfungsi podosit inilah yang menjadi pangkal kerusakan glomerulus, yang dapat berlanjut menjadi glomerulosklerosis. Pemahaman tentang biologi dan patologi podosit menjadi dasar yang penting terhadap proses glomerulosklerosis. Pengetahuan tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kerusakan podosit serta faktor-faktor yang melindungi terhadap kerusakan podosit menjadi dasar dalam menentukan pilihan dan langkah-langkah tatalaksana penyakit selanjutnya.

9786024325732 95400
Patogenesis Penyakit Ginjal Diabetik
95400

Penyakit ginjal diabetik (PGD) merupakan penyebab terbanyak pasien yang menjalani terapi pengganti ginjal, baik hemodialisis, dialisis peritoneal maupun transplantasi ginjal. Dari tahun ketahun prevalensi PGD selalu meningkat meskipun tatalaksana penyakit ini sudah semakin baik. Peningkatan ini berdampak signifikan terhadap anggaran yang harus ditanggung pemerintah melalui JKN, disamping juga memberi beban ekonomi dan sosial pada masyarakat dan keluarga. Peningkatan prevalensiPGD ini banyak disumbang oleh masih kurangnya pemahaman para klinisi tentang patogenesis PGD secara komprehensif, sehingga tindakan skrining, diagnosis dan tatalaksananya masih standar. Standar tatalaksana PGD masih berfokus pada deteksi mikroalbuminuria pada setiap pasien diabetes dan dilanjutkan terapi, belum pada tindakan prediksi dan prevensi terjadinya PGD yang bersifat individual atau spesifik untuk setiap pasien (preventive approach dan personalized medicine). Penyakit ginjal dengan dasar kelainan glomerulus termasuk PGD merupakan penyumbang terbesar yaitu sekitar 90% dari semua pasien penyakit ginjal kronik. Komponen glomerulus yang berperan paling penting adalah sel podosit. Podosit merupakan sel yang mengalami diferensiasi terminal, sehingga bila terjadi kerusakan maka tidak dapat melakukan regenerasi. Disfungsi podosit inilah yang menjadi pangkal kerusakan glomerulus, yang dapat berlanjut menjadi glomerulosklerosis. Pemahaman tentang biologi dan patologi podosit menjadi dasar yang penting terhadap proses glomerulosklerosis. Pengetahuan tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kerusakan podosit serta faktor-faktor yang melindungi terhadap kerusakan podosit menjadi dasar dalam menentukan pilihan dan langkah-langkah tatalaksana penyakit selanjutnya.

225 Ub Press Indonesia< 9786024325732

Patogenesis Penyakit Ginjal Diabetik

Nur Samsu
Rp. 106.000
Rp. 95.400

DESKRIPSI

Penyakit ginjal diabetik (PGD) merupakan penyebab terbanyak pasien yang menjalani terapi pengganti ginjal, baik hemodialisis, dialisis peritoneal maupun transplantasi ginjal. Dari tahun ketahun prevalensi PGD selalu meningkat meskipun tatalaksana penyakit ini sudah semakin baik. Peningkatan ini berdampak signifikan terhadap anggaran yang harus ditanggung pemerintah melalui JKN, disamping juga memberi beban ekonomi dan sosial pada masyarakat dan keluarga. Peningkatan prevalensiPGD ini banyak disumbang oleh masih kurangnya pemahaman para klinisi tentang patogenesis PGD secara komprehensif, sehingga tindakan skrining, diagnosis dan tatalaksananya masih standar. Standar tatalaksana PGD masih berfokus pada deteksi mikroalbuminuria pada setiap pasien diabetes dan dilanjutkan terapi, belum pada tindakan prediksi dan prevensi terjadinya PGD yang bersifat individual atau spesifik untuk setiap pasien (preventive approach dan personalized medicine). Penyakit ginjal dengan dasar kelainan glomerulus termasuk PGD merupakan penyumbang terbesar yaitu sekitar 90% dari semua pasien penyakit ginjal kronik. Komponen glomerulus yang berperan paling penting adalah sel podosit. Podosit merupakan sel yang mengalami diferensiasi terminal, sehingga bila terjadi kerusakan maka tidak dapat melakukan regenerasi. Disfungsi podosit inilah yang menjadi pangkal kerusakan glomerulus, yang dapat berlanjut menjadi glomerulosklerosis. Pemahaman tentang biologi dan patologi podosit menjadi dasar yang penting terhadap proses glomerulosklerosis. Pengetahuan tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kerusakan podosit serta faktor-faktor yang melindungi terhadap kerusakan podosit menjadi dasar dalam menentukan pilihan dan langkah-langkah tatalaksana penyakit selanjutnya.

DETAIL BUKU

Penerbit : UB Press
Tahun : 2018
Halaman : 225
Berat : 300 Gram
Dimensi : 14 x 21 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786024325732
  • Metode Penelitian Jurnalisme: Pendekatan Kualitatif
    Rulii Nasrullah
    Rp. 115.000
    Rp. 103.500
  • Hukum Pembuktian Perkara Perdata Dalam Sistem Hukum Indonesia
    Natsir Asnawi
    Rp. 58.000
    Rp. 52.200
  • Hermeneutika Putusan Hakim Edisi Revisi
    Natsir Asnawi
    Rp. 77.000
    Rp. 69.300
  • Filsafat Keadilan: Biological Justice Dan Praktiknya Dalam Putusan Hakim
    Amran Suadi
    Rp. 75.000
    Rp. 67.500
  • Bukti Elektronik Dalam Praktik Peradilan
    Eddy Army
    Rp. 94.000
    Rp. 84.600
  • Paten Dan Merek
    Endang Purwaningsih
    Rp. 80.000
    Rp. 72.000
  • Ilmu Hukum Kontemporer: Menembus Batas Kekakuan Hukum Normatif
    Yovita Arie Mangesti, dkk.
    Rp. 70.000
    Rp. 63.000
  • Pengembalian Aset Tindak Pidana Korupsi Pendekatan Hukum Progresif
    Ade Mahmud
    Rp. 85.000
    Rp. 76.500

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0