Detail Buku
Togamas Ecommerce Filsafat Keadilan: Biological Justice Dan Praktiknya Dalam Putusan Hakim

Tegaknya keadilan merupakan salah satu tujuan hukum yang ingin digapai oleh hakim. Keadilan menjadi sangat penting dalam hukum karena sifatnya yang subjektif dan individual, sehingga dengan demikian tidak terlepas dari pengaruh locus, tempus, dan lainnya yang secara komprehensif sangat memengaruhi rasa keadilan hakim, terutama ketika question of law hendak diterapkan terhadap question of fact. Keadilan diartikan sebagai suatu nilai untuk menciptakan hubungan yang ideal antar-manusia yang menjadi haknya menurut hukum dan moralitas sebagaimana ditegaskan dalam doktrin populer “fiat justitia ruat caelum” tegakan keadilan sekalipun langit akan runtuh.

Hukum sebagai ajaran kemanusiaan dan keadilan menjadi dasar filosofi dari biological justice (keadilan biologi) sebagai suatu institusi yang mengantarkan manusia kepada kehidupan yang adil, sejahtera, dan bahagia. Dasar filosofi biological justice adalah entitas normatif yang berkomitmen mengantarkan kemuliaan manusia (harga diri dan kesejahteraan). Keadilan biologis menempatkan diri sebagai kekuatan pembebasan diri dari tipe, cara berpikir, asas dan teori hukum yang legalistik-positivistik.

Buku ini mengkaji dan mengurai hakikat hukum dalam melayani kebutuhan keadilan—biological justice— masyarakat, karena hukum seharusnya dapat dipahami secara utuh dan menyeluruh, sehingga dapat memenuhi tujuannya untuk memberikan keadilan kepada pencari keadilan. Selain itu juga membahas filsafat keadilan yang mampu melakukan interaksi sirkuler yang dikaitkan dengan institusi dan kolektivitas kehidupan manusia—keajekan yang berkolerasi antara kehidupan masyarakat yang berevolusi antara kepastian hukum dan kebenaran.

Keadilan ibarat darah yang mengalir dalam tubuh yang pada gilirannya menjadi metabolisme yang terus bergerak membentuk rantai kehidupan. Meskipun terkadang tampak mirip, namun sejatinya tidak ada kasus yang sama persis, sehingga sukar untuk dibuatkan patrun keadilannya secara konkret. Oleh karena itu, tulisan ini diharapkan dapat menjadi solusi berbagai permasalahan hukum dalam praktik persidangan untuk mewujudkan keadilan.

9786232185296 67500
Filsafat Keadilan: Biological Justice Dan Praktiknya Dalam Putusan Hakim
67500

Tegaknya keadilan merupakan salah satu tujuan hukum yang ingin digapai oleh hakim. Keadilan menjadi sangat penting dalam hukum karena sifatnya yang subjektif dan individual, sehingga dengan demikian tidak terlepas dari pengaruh locus, tempus, dan lainnya yang secara komprehensif sangat memengaruhi rasa keadilan hakim, terutama ketika question of law hendak diterapkan terhadap question of fact. Keadilan diartikan sebagai suatu nilai untuk menciptakan hubungan yang ideal antar-manusia yang menjadi haknya menurut hukum dan moralitas sebagaimana ditegaskan dalam doktrin populer “fiat justitia ruat caelum” tegakan keadilan sekalipun langit akan runtuh.

Hukum sebagai ajaran kemanusiaan dan keadilan menjadi dasar filosofi dari biological justice (keadilan biologi) sebagai suatu institusi yang mengantarkan manusia kepada kehidupan yang adil, sejahtera, dan bahagia. Dasar filosofi biological justice adalah entitas normatif yang berkomitmen mengantarkan kemuliaan manusia (harga diri dan kesejahteraan). Keadilan biologis menempatkan diri sebagai kekuatan pembebasan diri dari tipe, cara berpikir, asas dan teori hukum yang legalistik-positivistik.

Buku ini mengkaji dan mengurai hakikat hukum dalam melayani kebutuhan keadilan—biological justice— masyarakat, karena hukum seharusnya dapat dipahami secara utuh dan menyeluruh, sehingga dapat memenuhi tujuannya untuk memberikan keadilan kepada pencari keadilan. Selain itu juga membahas filsafat keadilan yang mampu melakukan interaksi sirkuler yang dikaitkan dengan institusi dan kolektivitas kehidupan manusia—keajekan yang berkolerasi antara kehidupan masyarakat yang berevolusi antara kepastian hukum dan kebenaran.

Keadilan ibarat darah yang mengalir dalam tubuh yang pada gilirannya menjadi metabolisme yang terus bergerak membentuk rantai kehidupan. Meskipun terkadang tampak mirip, namun sejatinya tidak ada kasus yang sama persis, sehingga sukar untuk dibuatkan patrun keadilannya secara konkret. Oleh karena itu, tulisan ini diharapkan dapat menjadi solusi berbagai permasalahan hukum dalam praktik persidangan untuk mewujudkan keadilan.

229 Kencana Prenada Media Group Indonesia< 9786232185296

Filsafat Keadilan: Biological Justice Dan Praktiknya Dalam Putusan Hakim

Amran Suadi
Rp. 75.000
Rp. 67.500

DESKRIPSI

Tegaknya keadilan merupakan salah satu tujuan hukum yang ingin digapai oleh hakim. Keadilan menjadi sangat penting dalam hukum karena sifatnya yang subjektif dan individual, sehingga dengan demikian tidak terlepas dari pengaruh locus, tempus, dan lainnya yang secara komprehensif sangat memengaruhi rasa keadilan hakim, terutama ketika question of law hendak diterapkan terhadap question of fact. Keadilan diartikan sebagai suatu nilai untuk menciptakan hubungan yang ideal antar-manusia yang menjadi haknya menurut hukum dan moralitas sebagaimana ditegaskan dalam doktrin populer “fiat justitia ruat caelum” tegakan keadilan sekalipun langit akan runtuh.

Hukum sebagai ajaran kemanusiaan dan keadilan menjadi dasar filosofi dari biological justice (keadilan biologi) sebagai suatu institusi yang mengantarkan manusia kepada kehidupan yang adil, sejahtera, dan bahagia. Dasar filosofi biological justice adalah entitas normatif yang berkomitmen mengantarkan kemuliaan manusia (harga diri dan kesejahteraan). Keadilan biologis menempatkan diri sebagai kekuatan pembebasan diri dari tipe, cara berpikir, asas dan teori hukum yang legalistik-positivistik.

Buku ini mengkaji dan mengurai hakikat hukum dalam melayani kebutuhan keadilan—biological justice— masyarakat, karena hukum seharusnya dapat dipahami secara utuh dan menyeluruh, sehingga dapat memenuhi tujuannya untuk memberikan keadilan kepada pencari keadilan. Selain itu juga membahas filsafat keadilan yang mampu melakukan interaksi sirkuler yang dikaitkan dengan institusi dan kolektivitas kehidupan manusia—keajekan yang berkolerasi antara kehidupan masyarakat yang berevolusi antara kepastian hukum dan kebenaran.

Keadilan ibarat darah yang mengalir dalam tubuh yang pada gilirannya menjadi metabolisme yang terus bergerak membentuk rantai kehidupan. Meskipun terkadang tampak mirip, namun sejatinya tidak ada kasus yang sama persis, sehingga sukar untuk dibuatkan patrun keadilannya secara konkret. Oleh karena itu, tulisan ini diharapkan dapat menjadi solusi berbagai permasalahan hukum dalam praktik persidangan untuk mewujudkan keadilan.

DETAIL BUKU

Penerbit : Kencana Prenada Media Group
Tahun : 2020
Halaman : 229
Berat : 400 Gram
Dimensi : 15 x 23 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786232185296
  • Pembaruan Hukum Acara Perdata di Indonesia
    Amran Suadi
    Rp. 62.000
    Rp. 55.800
  • Konvensi PBB Tahun 1982 Tentang Hukum Laut Edisi 2
    Mangisi Simanjuntak
    Rp. 95.000
    Rp. 85.500
  • Pendidikan Yang Berkebudayaan
    Yudi Latief
    Rp. 145.000
    Rp. 130.500
  • Biokimia Ulasan Bergambar Edisi 7
    Denise R. Ferrier
    Rp. 632.000
    Rp. 568.800
  • Hukum Investasi: Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
    Erman Rajagukguk
    Rp. 96.000
    Rp. 86.400
  • Teori Hukum Integratif Edisi Revisi
    Romli Atmasasmita
    Rp. 41.000
    Rp. 36.900
  • Mesin Konversi Energi
    Astu Pudjanarsa, Djati Nursuhud
    Rp. 116.000
    Rp. 104.400
  • Disfungsi Endotel
    Djanggan Sargowo
    Rp. 200.000
    Rp. 186.000

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0