Detail Buku
Togamas Ecommerce Konvensi (kumpulan Cerpen)

Begitu sampai Jakarta, seperti setiap kali sampai Jakarta, seolah-olah ada yang selalu meyakinkan aku: inilah dunia! Sibuk berputar dan bising bagai gasing. Kapan gasing ini berhenti berputar? Sibuk apa saja gerangan orang-orang ini yang hilir-mudik ke sana kemari seperti terburu-buru?

Manusia memang aneh. Meski mengaku hamba Tuhan, terus saja berperilaku seperti tuan. Mereka bilang menirukan firman Allah, Tuhan menciptakan kita semata-mata hanya untuk menyembahNya, sementara untuk urusan rezeki, Dialah yang menjamin. Namun rezeki yang sudah dijamin Tuhan diburu, penyembahan yang dituntut oleh-Nya diabaikan.

*

”ltulah pollitik,” kataku kepada istriku yang tampak bingung setelah mendengar ceritaku. ”Untung aku tidak tergiur ketika ada yang menawariku dan kamu ikut mendorong-dorongku untuk ikutan maju sebagai cawabup!”

*

Kumpulan cerpen yang ditulis dalam bentang waktu yang panjang hingga 2018 ini mencerminkan kedalaman, kepekaan, dan sekaligus kesederhanaan batin A. Mustofa Bisri (Gus Mus) dalam menangkap segala reallitas di sekelilingnya, realitas negeri ini. Sebagai kiai, budayawan, dan seniman, cerpen-cerpennya diramu dengan sangat apik dan utuh, sehingga siapa pun yang membacanya bakal terkesan ”diingatkan, dimomong” dengan penuh kasih sayang.

Buku ini sangat berharga untuk direnungkan oleh semua kita dan sangat berharga bagi khazanah sastra Indonesia.

9786023916344 56648
Konvensi (kumpulan Cerpen)
56648

Begitu sampai Jakarta, seperti setiap kali sampai Jakarta, seolah-olah ada yang selalu meyakinkan aku: inilah dunia! Sibuk berputar dan bising bagai gasing. Kapan gasing ini berhenti berputar? Sibuk apa saja gerangan orang-orang ini yang hilir-mudik ke sana kemari seperti terburu-buru?

Manusia memang aneh. Meski mengaku hamba Tuhan, terus saja berperilaku seperti tuan. Mereka bilang menirukan firman Allah, Tuhan menciptakan kita semata-mata hanya untuk menyembahNya, sementara untuk urusan rezeki, Dialah yang menjamin. Namun rezeki yang sudah dijamin Tuhan diburu, penyembahan yang dituntut oleh-Nya diabaikan.

*

”ltulah pollitik,” kataku kepada istriku yang tampak bingung setelah mendengar ceritaku. ”Untung aku tidak tergiur ketika ada yang menawariku dan kamu ikut mendorong-dorongku untuk ikutan maju sebagai cawabup!”

*

Kumpulan cerpen yang ditulis dalam bentang waktu yang panjang hingga 2018 ini mencerminkan kedalaman, kepekaan, dan sekaligus kesederhanaan batin A. Mustofa Bisri (Gus Mus) dalam menangkap segala reallitas di sekelilingnya, realitas negeri ini. Sebagai kiai, budayawan, dan seniman, cerpen-cerpennya diramu dengan sangat apik dan utuh, sehingga siapa pun yang membacanya bakal terkesan ”diingatkan, dimomong” dengan penuh kasih sayang.

Buku ini sangat berharga untuk direnungkan oleh semua kita dan sangat berharga bagi khazanah sastra Indonesia.

0 Diva Press Indonesia< 9786023916344

Konvensi (Kumpulan Cerpen)

A. Mustofa Bisri
Rp. 65.000
Rp. 56.648

DESKRIPSI

Begitu sampai Jakarta, seperti setiap kali sampai Jakarta, seolah-olah ada yang selalu meyakinkan aku: inilah dunia! Sibuk berputar dan bising bagai gasing. Kapan gasing ini berhenti berputar? Sibuk apa saja gerangan orang-orang ini yang hilir-mudik ke sana kemari seperti terburu-buru?

Manusia memang aneh. Meski mengaku hamba Tuhan, terus saja berperilaku seperti tuan. Mereka bilang menirukan firman Allah, Tuhan menciptakan kita semata-mata hanya untuk menyembahNya, sementara untuk urusan rezeki, Dialah yang menjamin. Namun rezeki yang sudah dijamin Tuhan diburu, penyembahan yang dituntut oleh-Nya diabaikan.

*

”ltulah pollitik,” kataku kepada istriku yang tampak bingung setelah mendengar ceritaku. ”Untung aku tidak tergiur ketika ada yang menawariku dan kamu ikut mendorong-dorongku untuk ikutan maju sebagai cawabup!”

*

Kumpulan cerpen yang ditulis dalam bentang waktu yang panjang hingga 2018 ini mencerminkan kedalaman, kepekaan, dan sekaligus kesederhanaan batin A. Mustofa Bisri (Gus Mus) dalam menangkap segala reallitas di sekelilingnya, realitas negeri ini. Sebagai kiai, budayawan, dan seniman, cerpen-cerpennya diramu dengan sangat apik dan utuh, sehingga siapa pun yang membacanya bakal terkesan ”diingatkan, dimomong” dengan penuh kasih sayang.

Buku ini sangat berharga untuk direnungkan oleh semua kita dan sangat berharga bagi khazanah sastra Indonesia.

DETAIL BUKU

Penerbit : Diva Press
Tahun : 2018
Halaman : -
Berat : 350 Gram
Dimensi : 14 x 21 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN : 9786023916344
  • Saleh Ritual Saleh Sosial
    A. Mustofa Bisri
    Rp. 60.000
    Rp. 52.290
  • Membuka Pintu Langit: Momentum Mengevaluasi Perilaku
    A. Mustofa Bisri
    Rp. 40.000
    Rp. 34.860
  • Catatan Harian Franz Kafka
    Anton Kurnia
    Rp. 70.000
    Rp. 61.005
  • Cerpen Pilihan Kompas 2017: Kasur Tanah
    -
    Rp. 65.000
    Rp. 56.648
  • Bhinneka Tunggal Cinta
    Kang Maman
    Rp. 50.000
    Rp. 43.575
  • Ekokritik Sastra: Menanggap Sasmita Arcadia
    Sony Sukmawan
    Rp. 102.000
    Rp. 88.893
  • Seri Petualangan Icha: Misteri di Peternakan Lebah
    Hari Purwanto
    Rp. 43.500
    Rp. 37.911
  • Kumpulan Cerita Pendek Terbaik
    D. H. Lawrence
    Rp. 139.000
    Rp. 121.139

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0