Detail Buku
Togamas Ecommerce Sunan Kalijaga: Mistik Dan Makrifat

Berbincang tentang Raden Syahid atau yang lebih populer kita kenal dengan nama Sunan Kalijaga adalah diskursus yang tak pernah selesai. Bagi sebagian kalangan, Kanjeng Sunan merupakan sosok yang berperan besar dalam menyebarkan Islam lewat jalur budaya sehingga kearifan lokal tidak tergerus dan tetap terjaga. Namun, sebagian yang lain beranggapan bahwa justru ajaran yang disebarkan oleh sunan dari Tuban itu merupakan salah satu ancaman terhadap "kemurnian Islam".

Sunan Kalijaga memang sosok yang fenonemal, sehingga tak habis-habis ajarannya diulas dalam berbagai buku. Salah satunya adalah buah karya Achmad Chodjim, yang berjudul Mistik dan Makrifat Sunan Kalijaga. Buku setebal 371 halaman ini mengupas ajaran dan kearifan beliau dalam berdakwah dan menyebarkan agama Islam yang selama ini oleh sebagian kalangan dianggap sebagai perkara bid'ah.

Dalam bab "Kandungan Kidung Rumeksa Ing Wengi (Perlindungan Pada Malam Hari)", Chodjim, spesialis menulis buku-buku tasawuf, mencoba untuk mengelaborasi kidung yang saat ini masih dipakai oleh masyarakat petani, khususnya di wilayah Jawa bagian utara. Menurut Chadjim, Kidung Rumeksa Ing Wengi sejatinya merupakan intisari dari surat An-Nas dan Al-Falaq yang digunakan oleh Nabi Muhammad sebagai surat untuk pengobatan, baik pengobatan fisik maupun non-fisik. Nabi pernah membacakan surat-surat tersebut kepada sahabatnya yang terkena tenung.

0
Sunan Kalijaga: Mistik Dan Makrifat
0

Berbincang tentang Raden Syahid atau yang lebih populer kita kenal dengan nama Sunan Kalijaga adalah diskursus yang tak pernah selesai. Bagi sebagian kalangan, Kanjeng Sunan merupakan sosok yang berperan besar dalam menyebarkan Islam lewat jalur budaya sehingga kearifan lokal tidak tergerus dan tetap terjaga. Namun, sebagian yang lain beranggapan bahwa justru ajaran yang disebarkan oleh sunan dari Tuban itu merupakan salah satu ancaman terhadap "kemurnian Islam".

Sunan Kalijaga memang sosok yang fenonemal, sehingga tak habis-habis ajarannya diulas dalam berbagai buku. Salah satunya adalah buah karya Achmad Chodjim, yang berjudul Mistik dan Makrifat Sunan Kalijaga. Buku setebal 371 halaman ini mengupas ajaran dan kearifan beliau dalam berdakwah dan menyebarkan agama Islam yang selama ini oleh sebagian kalangan dianggap sebagai perkara bid'ah.

Dalam bab "Kandungan Kidung Rumeksa Ing Wengi (Perlindungan Pada Malam Hari)", Chodjim, spesialis menulis buku-buku tasawuf, mencoba untuk mengelaborasi kidung yang saat ini masih dipakai oleh masyarakat petani, khususnya di wilayah Jawa bagian utara. Menurut Chadjim, Kidung Rumeksa Ing Wengi sejatinya merupakan intisari dari surat An-Nas dan Al-Falaq yang digunakan oleh Nabi Muhammad sebagai surat untuk pengobatan, baik pengobatan fisik maupun non-fisik. Nabi pernah membacakan surat-surat tersebut kepada sahabatnya yang terkena tenung.

Serambi Indonesia<

Sunan Kalijaga: Mistik dan Makrifat

Achmad Chodjim

Rp. 0

DESKRIPSI

Berbincang tentang Raden Syahid atau yang lebih populer kita kenal dengan nama Sunan Kalijaga adalah diskursus yang tak pernah selesai. Bagi sebagian kalangan, Kanjeng Sunan merupakan sosok yang berperan besar dalam menyebarkan Islam lewat jalur budaya sehingga kearifan lokal tidak tergerus dan tetap terjaga. Namun, sebagian yang lain beranggapan bahwa justru ajaran yang disebarkan oleh sunan dari Tuban itu merupakan salah satu ancaman terhadap "kemurnian Islam".

Sunan Kalijaga memang sosok yang fenonemal, sehingga tak habis-habis ajarannya diulas dalam berbagai buku. Salah satunya adalah buah karya Achmad Chodjim, yang berjudul Mistik dan Makrifat Sunan Kalijaga. Buku setebal 371 halaman ini mengupas ajaran dan kearifan beliau dalam berdakwah dan menyebarkan agama Islam yang selama ini oleh sebagian kalangan dianggap sebagai perkara bid'ah.

Dalam bab "Kandungan Kidung Rumeksa Ing Wengi (Perlindungan Pada Malam Hari)", Chodjim, spesialis menulis buku-buku tasawuf, mencoba untuk mengelaborasi kidung yang saat ini masih dipakai oleh masyarakat petani, khususnya di wilayah Jawa bagian utara. Menurut Chadjim, Kidung Rumeksa Ing Wengi sejatinya merupakan intisari dari surat An-Nas dan Al-Falaq yang digunakan oleh Nabi Muhammad sebagai surat untuk pengobatan, baik pengobatan fisik maupun non-fisik. Nabi pernah membacakan surat-surat tersebut kepada sahabatnya yang terkena tenung.

DETAIL BUKU

Penerbit : Serambi
Tahun :
Halaman :
Berat : 350 Gram
Dimensi : 14 x 21 Cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Soft
ISBN/EAN :
  • Syekh Siti Jenar: Makrifat Kasunyatan 1
    Achmad Chodjim
    Rp. 85.000
    Rp. 74.078
  • Wedha Sasangka Jilid 1
    Achmad Chodjim
    Rp. 109.000
    Rp. 94.994
  • Serat Centhini Jilid 1
    Achmad Chodjim
    Rp. 125.000
    Rp. 108.938
  • Sunan Kalijaga: Mistik Dan Makrifat
    Achmad Chodjim
    Rp. 89.000
    Rp. 77.564
  • Syekh Siti Jenar: Makna Kematian (Edisi 2 Windu)
    Achmad Chodjim
    Rp. 89.000
    Rp. 77.564
  • Konfusius: Kisah Hidup dan Pemikirannya
    Meher McArthur
    Rp. 80.000
    Rp. 69.720
  • Perjuangan di Atas Mimpi
    Alberthiene Endah
    Rp. 198.000
    Rp. 172.557
  • Hitler - Sosok Pria di Balik Monster
    Michael Kerrigan
    Rp. 110.000
    Rp. 95.865

RATING DAN ULASAN

RATING PELANGGAN

  • |
  • 0 dari 5
Berdasarkan 0 Peringkat & Ulasan
Rekomendasi
0
Sangat Puas
0
Puas
0
Di Bawah Rata-Rata
0
Tidak Puas
0